Blog Artikel, inspirasi

Fungsi Dasar Furniture

Di setiap zaman, furnitur dibuat untuk tujuan dasar yang sama. Meja, meja, dan meja kerja menyediakan ruang untuk bekerja atau makan. Lemari, kasing, dan peti dibuat untuk penyimpanan. Tempat tidur, lounge, sofa, kursi, dan bangku dibuat untuk beristirahat. Hari ini kami memiliki furnitur untuk setiap situasi yang dapat dibayangkan, dari kursi tinggi bayi hingga meja kantor baja. Mulai dari sofa berlapis lembut seperti bantal hingga meja dari logam dan kaca.

Furnitur dibuat untuk membuat hidup orang lebih mudah dan nyaman. Industri furnitur membaginya menjadi berbagai kelompok besar. Salah satu cara pengelompokan furnitur adalah berdasarkan di mana dan bagaimana furnitur itu digunakan. Mebel yang digunakan di rumah membentuk kelompok besar lainnya. Dan itu juga bisa diklasifikasikan berdasarkan gayanya.

Barang-barang kasing adalah barang-barang yang menyediakan penyimpanan interior, seperti meja, laci, lemari, dan rak buku. Istilah ini awalnya diterapkan untuk furnitur kayu tetapi sekarang termasuk furnitur yang terbuat dari logam, plastik, dan bahan lainnya. Meskipun fungsi utama dari barang-barang kasing adalah untuk mengatur berbagai barang-barang rumah, perabot ini juga dipasang di dalam rumah sebagai dekorasi tambahan. Ini berkontribusi besar pada keseluruhan suasana rumah.

Furnitur berlapis adalah bantalan dan ditutupi dengan kain, kulit, atau vinil. Biasanya memiliki empat bagian dasar: bingkai, fondasi pendukung, bantal atau bantalan, dan penutup luar. Kain berkisar dari anyaman keranjang hingga beludru mewah dan korduroi.

Mebel institusional dirancang dan dibangun untuk bangunan umum, rumah sakit, hotel, motel, panti jompo, dan teater. Barang-barang tersebut terlihat lebih mendasar, jauh dari desain intrinsik yang terlihat di rumah. Perabotan ini terlihat lebih polos namun bersih. Contohnya adalah kursi semi-berbaring yang terlihat di bioskop, tempat tidur berbaring di rumah sakit, dan tempat tidur di hotel dan rumah sakit.

Sementara itu, furnitur bisnis termasuk meja, lemari arsip, unit penyimpanan, dan bahkan untuk memegang komputer dan peralatan pemrosesan data lainnya. Ini jelas terlihat di dalam gedung-gedung yang memiliki banyak kantor, dan di tempat-tempat bisnis lainnya seperti restoran, pusat perbelanjaan atau toko-toko lainnya. Beberapa furnitur bisnis dapat disesuaikan untuk menanggung nama perusahaan.

Perabotan rumah digunakan untuk kamar tidur, ruang tamu, dan ruang makan. Potongan-potongan ini lebih kecil dari furnitur bisnis, lebih untuk penggunaan pribadi. Perabotan rumah mungkin merupakan set furnitur yang paling bervariasi. Rentang desain tidak terbatas untuk mencocokkan rumah-rumah tertentu.

Mebel sesekali berlaku untuk berbagai macam meja, lemari, pembagi ruang, unit rak, jam kakek, dan aksesori lainnya. Ini paling sering digunakan selama perayaan, pesta atau acara sosial lainnya. Meja dan kursi tersebut terbuat dari bahan ringan agar mudah dibawa-bawa.

Furnitur remaja mencakup semua barang bayi, seperti buaian, dan kursi tinggi, serta furnitur yang dirancang dan dibangun dalam ukuran yang lebih kecil untuk anak-anak dari berbagai usia. Ini umumnya mudah dibedakan dari warna yang sangat cerah, desain animasi dan ukurannya yang lebih kecil dibandingkan dengan barang biasa.

Perabotan kasual adalah kursi, meja, dan benda lain yang dapat digunakan baik di dalam maupun di luar ruangan, pada teras dan halaman. Sebagian besar furnitur kasual terbuat dari plastik (monobloc) atau kayu. Beratnya relatif lebih ringan daripada yang lain, dan karenanya, lebih mudah untuk bergerak dan dibawa-bawa. Ini juga potongan furnitur yang dibawa selama perjalanan di luar ruangan.

Back to list

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *